Joko Driyono: Solo Merupakan Pilihan AFF, Bukan PSSI

Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono menegaskan, keputusan Stadion Manahan Solo sebagai markas Timnas Indonesia jika lolos ke babak semifinal Piala AFF 2016 adalah pilihan dari Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).

“Untuk venue (Piala) AFF, federasi mengusulkan dan AFF yang memutuskan (setelah assesment). Bukan sekadar maunya kami,” kata Joko kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/11).

“Beberapa pertandingan internasional (digelar) di Solo dan sukses dilakukan,” sebut pria yang akrab disapa Jokdri ini.

Sebelumnya, Sekjen PSSI Ade Wellington juga telah menyebut bahwa sementara memilih Solo sebagai tuan rumah jika Timnas Garuda bisa lolos ke babak semifinal Piala AFF 2016.

Saat ini, Indonesia masih menunggu hasil dari pertandingan bersama Singapura di laga terakhir fase penyisihan Grup A Piala AFF 2016. Jika lolos, tim besutan pelatih asal Austria, Alfred Riedl itu akan menjalani partai dua leg di semifinal.

Biasanya untuk menggelar pertandingan sekelas AFF, Indonesia menjadikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta sebagai lokasi penyelenggara.

Namun, seperti diketahui saat ini SUGBK tidak bisa digunakan karena tengah mengalami proses renovasi untuk perhelatan akbar Asian Games 2018.

Sebenarnya, selain SUGBK masih ada beberapa pilihan selain Stadion Manahan Solo, yakni Stadion Maguwoharjo di Sleman, Stadion Gelora Jakabaring di Palembang atau bahkan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Ade mengatakan ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan memilih stadion-stadion tersebut. Tak hanya kualitas lapangan, melainkan juga akses dan kapasitas stadion.

Tinggalkan Balasan